PEMBINAAN DAN PENGAWASAN  AKHLAK             SISWA-SISWI SEKOLAH

 

 

 

A. KEPADA PIHAK SEKOLAH

 

  1. Mengadakan shalat berjamaah di sekolah.
  2. HP yang diizinkan di lingkungan sekolah adalah HP yang tidak mempunyai fasilitas kamera,bluetooth,infrared  dan memory.
  3. Meminta siswa-siswi supaya tidak terlibat pornografi baik dengan cara menyimpan gambar porno di dalam Handphone (HP) maupun memiliki buku cetak pornografi lainnya.Untuk itu pihak sekolah diharapkan dapat melakukan razia HP siswa dalam periode tertentu untuk mencegah siswa menyimpan gambar porno.
  4. Tidak dibenarkan merokok dalam lingkungan sekolah.Pihak sekolah memberikan pengertian bahwa merokok adalah pekerjaan yang tidak bermamfaat dan  dapat merugikan kesehatan.
  5. Melakukan razia siswa-siswi guna mencegah dari benda-benda terlarang,seperti narkoba,rokok,senjata tajam dan gambar porno.
  6. Tidak mengizinkan siswa-siswi untuk keluar dari lingkungan sekolah pada jam belajar.
  7. Membina siswa-siswi yang berprilaku negatif.
  8. Mengadakan ceramah-ceramah yang berisi pembinaan akhlak secara berkala,misalnya pada upacara hari senin.
  9. Sekolah menyiapkan himbauan akhlak melalui tulisan yang ditempatkan di lingkungan sekolah.
  10. Setiap sanksi yang diberikan kepada siswa-siswi adalah sanksi yang bersifat edukatif.

 

B.  LINGKUNGAN KELUARGA

 

  1. Orang tua memberi keteladanan dalam bentuk ucapan maupun tingkah laku yang baik.
  2. Mengawasi aktifitas anak dengan cara berkomunikasi dengan anak,teman atau lingkungan sosial tempat mereka beraktifitas.
  3. Memotivasi anak agar meningkatkan prestasi belajar dan berprilaku baik.
  4. Tidak menyalakan televisi antara waktu shalat Magrib dan Isya’.
  5. Mendampingi anak saat menonton TV.
  6. Mengawasi anak ketika menggunakan komputer atau alat media elektronika lainnya.
  7. Orangtua tidak mengizinkan anaknya yang belum mempunyai SIM untuk mengenderai kenderaan bermotor.

 

 

C.  LINGKUNGAN MASYARAKAT

 

  1. Siswa-siswi berseragam sekolah tidak diizinkan masuk warung kopi,pusat perbelanjaan,warnet,tempat hiburan dan tempat umum lainnya pada waktu jam sekolah
  2. Masyarakat menjaga  agar lingkungan terbebas dari narkoba,judi dan pornografi
  3. Masyarakat mengawasi warnet agar tidak memberikan akses kepada anak-anak tanpa didampingi orangtuanya.

 

HIMBAUAN MPD ACEH DALAM RANGKA PENYELENGGARAAN UJIAN

NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2010/2011 DI ACEH

 

 

KEPADA ORANGTUA SISWA

 

“Rugoe si thon Ureung Meugoe

Rugoe si uroe Ureueng Meukat Sira

Lale Ureueng Chik hanya si uroe

Rugoe Aneuk droe si panyang masa”

 

Dalam menyingkapi pesan Indatu di atas di himbau kepada orang tua agar:

  1. Membimbing dan mengawasi anak (siswa) dalam memamfaatkan waktu belajar secara efektif dan efisien.
  2. Memberi semangat dan dorongan kepada siswa untuk belajar yang optimal sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa mereka dalam menghadapi Ujian Nasional.
  3. Menciptakan iklim dan budaya belajar di rumah dengan membatasi kegiatan yang kurang mendukung,misalnya menonton TV dll pada waktu belajar.
  4. Mengingatkan  kepada anak bahwa kejujuran adalah modal dasar untuk keberhasilan di masa depan.

 

 

KEPADA PIHAK SEKOLAH

  1. Harus memahami seoptimal mungkin tentang Permendiknas dan Prosedur Operasional Standar (POS) UN yang cukup serta melakukan sosialisasi secara optimal kepada guru,peserta ujian dan orangtua (melalui komite sekolah).
  2. Untuk menghindari sorotan masyarakat yang bersifat negatif,agar prinsip kejujuran ditegakkan dan menjaga kerahasiaan dalam semua proses penyelenggaraan UN di sekolah.
  3. Harus melakukan uji coba UN minimal 3 kali dan melakukan program remedial.

 

KEPADA PARA SISWA PESERTA UJIAN NASIONAL

 

Ujian Nasional (UN) dan sejenisnya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses belajar dan mengajar yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Maka kepada para siswa dihimbau sebagai berikut:

  1. Hadapilah Ujian Nasional dengan penuh semangat,tabah dan sabar
  2. Persiaplah dirimu dengan belajar yang sungguh-sungguh,disiplin dan berdoa sambil berusaha agar berhasil.
  3. Mengikuti uji coba yang dilaksanakan olah berbagai pihak.
  4. bersikap jujur sehingga hasil ujian benar-benar menjadi hasil upaya yang nyata dan kalaupun belum berhasil bukan merupakan akhir dari semuanya.

 

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: